kegiatan Olahraga bersama dan Bhakti Sosial bersih – bersih pantai dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera 15 Januari 2021 yang di selenggarakan oleh Lanal Aru, yang bertempat di Mako Lanal Aru, Batu Meja, Desa Durjela, Kec PP. Aru, Kab. Kepulauan Aru.

Pejabat dan undangan yang hadir dalam kegiatan dimaksud antara lain :
a. Wakil Bupati Kab.Kepulauan Aru, MUIN SOGALREY, SE.
b. Kajari Dobo ANDI PANCA SAKTI, S.H,.MH.
c. Dan Lanal Aru, LETKOL LAUT (P) CHOIRUR ROZIQIN, S.H.,M.Tr Hanla, M.M., beserta ibu.
d. Kapolres Kepulauan Aru, AKBP SUGENG KUNDARWANTO, S.H.,bersama Ketua Bhayangkari Cab Kep Aru Ny.RENY SUGENG
e. Kasat Binmas Polres Kepulauan Aru AKP R. BEMBUAIN
f. Kasat Shabara Polres Kepulauan Aru IPTU LAYAN
g. Kasat Intelkam Polres Kep Aru IPDA TAUFIK
h. Kapolsek PP Aru AKP S. BUAMONA
i. Pjs.Danramil 1503-03/Dobo, KAPTEN Inf BAKRI RENHOAT
j. Danki kipan E Yonif 734/SNS LETTU Inf EKO BENHAK bersama Ibu.
k. Direktur kolase yos soedarso, Dobo, Bpk. ANTONIUS MARU, S.Pd.

Kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin oleh Komandan Lanal Aru, yang dalam sambutannya menyampaikan hal-hal sbb :
– Tidak lupa kami ucapkan Rasa terimaksih yang sebesar besar nya kepada jajaran forkopimda serta seluruh peserta yang telah hadir dalam olahraga bersama dan bersih-bersih pantai, dalam rangka meperingati hari dharma samudera 15 januari.

– Tanggal 15 Januari 1962 adalah hari bersejarah bagi bangsa indonesia. Dimana pada saat itu telah terjadi pertempuran heroik antara kapal perang indonesia melawan kapal perang Belanda. Kapal perang Indonesia adalah jenis MTB (Motor Torpedo Boat) berjumlah 3 meliputi: KRI MACAN TUTUL, MACAN KUMBANG, DAN HARIMAU, dimana saat itu sedang melaksanakan patroli di laut Aru, ketiga kapal tersebut bergerak konvoi dengan halu 239°, dan dari radar telah menemukan kontak 2 kapal frigate milik belanda saat itu juga di atas kapal perang indonesia telah terbang dua pesawat terbang milik belanda yang selanjutnya kedua kapal belanda tersebut menembakkan peluru suar dilanjutkan tembakan peluru tajam kearah konvoi kapal perang indonesia. Komodor Yos Soedarso yang pada saat itu telah berada di KRI MACAN TUTUL, mengambil alih komandan dan segera memerintahkan serangan tembakan balasan dan melaksanakan manuver namun saat itu terjadi kemudi macet sehingga arah dan sasaran tembakan dari kapal belanda tertuju pada KRI MACAN TUTUL sedangkan dua kapal perang indonesia lainnya menjauh dari arah serangan. KRI MACAN TUTUL beserta KOMODOR YOS SUDARSO dan dua puluh lima awak kapal tenggelam di Laut Aru. Seruan Komodor Yos Soedarso
Terdengan di radio KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN dan gugurlah Komodor Yos Soedarso bersama perwira dan dua puluh lima awak kapal lain nya.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih pantai demi menjaga kebersihan kawasan pantai dan membuang sampah pada tempat yang tersedia saat berekreasi di pantai.

– Kita sebagai generasi bangsa hendaknya dapat mengambil nilai-nilai semangat juang dan rela berkorban demi membela tanah air seperti semangat yang dimiliki oleh Komodor Yos Soedarso yaitu dengan bekerja memberikan karya terbaik untuk kemanjuan bangsa dalam elemen kehidupan masyarakat marilah kita jaga dan kita tingkatkan sinegritas, Solidaritas, guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa agar tidak mudah diprovokasi oleh bangsa lain.

– Demikian kata sambutan saya, kami ucapkan terimaksih atas partisipasinya kepada seluruh peserta dalam memperingati Hari Dharma Samudera 2021.
KOBARKAN SEMANGAT DAN KIBARKAN TERUS BENDERA KEWAJIBAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini